BERHASIL | 10 Tips Agar Anak Mau Masuk Pondok Pesantren

Cara Menumbuhkan Semangat Agar Anak Mau Sekolah di Pesantren

Memiliki anak seorang santri adalah sebuah harapan dan kebanggaan bagi hampir semua orang tua, apalagi kalau anaknya tersebut menjadi santri dari pesantren kenamaan seperti Pondok Modern GONTOR.

Namun sayangnya banyak harapan yang pupus ditengah jalan dan tidak kesampaian, karena sang anak tidak mau sekolah di pesantren. Dan bisa dipastikan bila hal ini terjadi para orang tua mentok dan habis jurus dalam merayu anak untuk mau sekolah di pesantren.

Untuk itu, berikut kami sampaikan 10 Tips Agar Anak Mau Masuk Pondok Pesantren

IKUTI… ๐Ÿ‘†
1. Niat Lurus & Doa Tulus

Niat dan Doa merupakan pondasi dalam melakukan segala perbuatan kita. Bila pondasi kita kuat dan kokoh maka apapun bangunan yang akan didirikan diatasnya pun akan kuat. Begitu juga halnya saat ingin sekolahkan anak ke Pondok Pesantren.

Kedua orang tua harus benar-benar serius dan fokus untuk sekolahkan anak mereka ke Pesantren. Tidak setengah – setengah dan mendua hati serta menjadikan pesantren impian sebagai pilihan utama pendidikan anak.

Jangan pernah berhenti menyebut nama anak dalam setiap doa dan sampaikan niat kita tersebut pada Allah SWT setiap saat, karena hanya Allah SWT yang mampu membolak balikkan hati hamba-Nya termasuk hati anak kita. Sebab, masuk pesantren bukan sekedar masalah mampu tapi lebih pada masalah hidayah dan takdir Ilahi.

PRIMAGO School, Sekolah Khusus Persiapan Masuk GONTOR
2. Bangun Mimpi Visi Misi Masa Depan Bersama

Pernahkah sebagai orang tua kita menyampaikan mimpi visi misi masa depan bersama pada anak kita ? Mungkin sedikit orang tua yang melakukan hal ini dalam mendidik anak anak mereka. Karena sebagian orang tua hanya merasa cukup memenuhi kebutuhan sandang papan pangan anak, tanpa pernah memberi asupan bagi visi masa depan anak mereka.

Bahkan orang tua seolah melepaskan tanggungjawab visi ini kepada anak mereka sendiri : Terserah mereka mau jadi apa, yang penting kebutuhannya terpenuhi. Visi masa depan anak seperti layangan yang mengikuti kemana arah angin berhembus, dan ketika layangan tersebut putus maka dia akan hilang ditelan zaman.

Salah satu fungsi orang tua terhadap anak adalah sebagai MENTOR / COACH mereka, yang mana fungsi ini nyaris hilang dalam mendidik anak belakangan ini.

Orang tua harus bisa membangun visi masa depan anak lewat komunikasi dan diskusi intens bersama mereka. Sampaikan pada anak harapan harapan orang tua atas mereka, dan lakukan ini terus menerus hingga membentuk didalam alam bawah sadar mereka. Termasuk harapan agar mereka mau sekolah di pesantren pilihan orang tua.

3. Bangun Urgensi Dalam Diri Anak, Kenapa Harus Sekolah di Pesantren

Selama orang tua bisa memberikan alasan-alasan logis “Kenapa Anak Harus Sekolah di Pesantren” maka yakinlah anak akan bersemangat sekolah di sana. Dan orang tua harus mampu membangun urgensi dalam diri anak mereka tentang pentingnya belajar di pesantren.

Guna membantu para orang tua memberikan pemahaman dan alasan urgensi pada anak, berikut kami kumpulkan 13 alasan logis kenapa anak harus sekolah di pesantren.

BACA : 13 Alasan Kenapa Anak Zaman Now Harus Sekolah di Pesantren

Silahkan dibaca 13 alasan diatas dan sampaikan pada anak kita. Bila perlu ada beberapa poin yang ditambahkan dalam list alasan sesuai dengan versi kita sendiri sebagai orang tua yang mengenal pribadi anak.

4. Jadikan Sekolah di Pesantren Sebagai Reward atas Prestasi Mereka

Kesalahan fatal orang tua zaman ‘kolonial’ dulu adalah menjadikan pesantren sebagai alat tuk menakut-nakuti anak yang dianggap bandel bin nakal. Dulu kita sering mendengar bahkan mendapatkan ancaman dari orang tua : “Kalau kamu nakal dan gak patuh pada orang tua, nanti ayah masukkan kamu ke pesantren !”

Maka tidak heran kalau hingga saat ini pesantren dipersepsikan ‘negatif’ bagi sebagian besar masyarakat termasuk anak-anak, bahwa pesantren adalah tempat pembuangan anak-anak nakal. Sehingga siapapun anaknya, kalau memiliki persepsi seperti itu pasti akan merasa malas dan sedih sekolah di pesantren.

Untuk itu, mulai sekarang para orang tua harus membalikkan persepsi dan stigma tersebut dan menjadikan pesantren sebagai reward atau hadiah atas pencapaian prestasi anak. Misal, bila anak naik kelas katakan pada mereka “Waahh….Alhamdulillah, anak ibu naik kelas. Anak Ibu emang layak lanjutkan sekolah ke Pesantren (GONTOR), karena di pesantren tempat berkumpulnya orang pintar seperti Aghnan…”

Kami yakin kalau persepsi positif ini dibangun sedari kecil, maka bisa dipastikan sekolah di pesantren akan menjadi obsesi anak sehingga mereka akan semangat tuk mewujudkannya.

5. Hidupkan Suasana Kehidupan Pesantren di Rumah

Pesantren (khususnya GONTOR) terkenal dengan pendidikan karakternya khususnya dalam hal KEDISIPLINAN & KEMANDIRIAN. Untuk itu, para orang tua harus mampu secara bertahap dan konsisten menghidupkan suasana pendidikan tersebut kedalam keseharian anak dari sekarang.

Latih anak-anak untuk bisa berdisiplin dan mandiri dari sekarang, meski itu dimulai dari hal-hal yang terkecil seperti mengurusi semua kebutuhan pribadi mereka sendiri sesuai dengan batas kemampuan mereka. Misalnya membersihkan kamar tidur sendiri, bersih-bersih rumah, cuci pakaiannya sendiri, sholat tepat waktu, dll.

Bila latihan ini bisa dilakukan secara konsisten, maka kami yakin anak-anak akan siap berjuang dan belajar di pesantren manapun.

6. Nonton Channel Youtube Pesantren Idaman

Beberapa calon walisantri sering mengeluh pada PRIMAGO bahwa susahnya mereka menumbuhkan minat anak sekolah di pesantren. Biasanya solusi praktis yang kami berikan adalah “jejali” mereka dengan channel Youtube pesantren idaman.

Saat ini, hampir semua pesantren khususnya yang bermazhab GONTOR memiliki channel Youtube sendiri. Isinya seputar kegiatan para santri pesantren tersebut. Untuk GONTOR sendiri channel Youtubenya memiliki koleksi video lebih dari 1500. Bahkan salah satu video kreatif santri GONTOR pernah menjadi trending #1 di Youtube dan kini sudah ditonton lebih dari 35 juta pemirsa dari seluruh dunia.

Tidak sedikit anak-anak millenial sekarang yang terinspirasi dari tontonan dichannel Youtube pesantren.

PRIMAGO school sendiri punya channel Youtube, namanya PRIMAGO channel

7. Kenali Titik “Permen” Anak Kita

Ini penting sekali bagi orang tua untuk mengetahui titik “permen” anak kita. Bisa dipastikan naluri setiap anak pasti menyukai permen, apapun bentuknya.

Permen dalam hal ini adalah KESUKAAN/HOBI anak kita. Lihat hobi anak kita dan cari info apakah dipesantren ada kegiatan ekskul yang berhubungan dengan hobi tersebut. Kalau ada, maka itu bisa dijadikan pintu masuk untuk membangun semangat anak sekolah di Pesantren.

JANGAN LEWATKAN ๐Ÿ‘†
8. Ikutkan Program Persiapan Masuk Pesantren

Lingkungan sangat berperan penting dalam mempengaruhi pandangan dan keputusan serta prilaku anak. Dan sayangnya lingkungan saat ini sangat jauh dari idealnya pendidikan. Apalagi pengaruh informasi (negatif) dari sosial media sangat deras menyerbu alam pikiran anak zaman now.

Maka, salah satu langkah penting dalam menumbuhkan semangat belajar di pesantren dalam diri anak adalah dengan cara menjauhkan serta mengurangi durasi mereka terpapar dari efek negatif lingkungan sekitarnya. Caranya : Isi waktu luang mereka dengan kegiatan-kegiatan produktif edukatif + motivatif yang berhubungan dengan persiapan masuk pesantren.

Dalam hal ini, PRIMAGO sebagai lembaga pendidikan formal terlegalisasi oleh negara yang fokus dan serius dalam mempersiapkan bibit bibit unggul calon santri (GONTOR), memiliki segudang kegiatan alternatif dan solutif. Yang bisa diikuti oleh anak-anak yang ingin disekolahkan ke pesantren.

Kegiatan persiapan masuk pesantren tersebut meliputi :

Program Persiapan Masuk Pesantren bel Primago

Info & Penjelasan Detil BACA : Program Persiapan Masuk Pesantren bersama PRIMAGO

9. Jadilah Pemanah Ulung Masa Depan Anak

Mendidik anak itu seperti memanah, dimana anak adalah panah dan target bidik adalah masa depan yang orang tua inginkan. Ingat yaa… MASA DEPAN YANG ORANG TUA INGINKAN. Artinya masa depan anak seperti apa dan mau jadi apa adalah tanggungjawab kita sebagai orang tua.

Mendidik adalah Membidik…

Kalau dalam parenting Islam, ada hadist Nabi ๏ทบ yang berbunyi sebagai berikut ini: โ€œSetiap anak dilahirkan dalam fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.โ€ (HR Bukhari)

Bila orang tua sudah melakukan 8 tips diatas dan anak tetap tidak punya keinginan untuk sekolah di pesantren dan kita sebagai orang tua yakin bahwa pesantren adalah PILIHAN TERBAIK bagi masa depan mereka, maka orang tua HARUS menggunakan hak otoritatif atas anaknya. Dengan bahasa yang lebih sederhana, orang tua BERHAK & WAJIB MEMAKSA ANAK untuk ikuti pilihan orang tuanya.

Lhoo…kok main paksa ?
Nanti kalau dipaksa anaknya nggak bakal betah dong ?

Percayalah… bisa jadi sebagian besar anak-anak masuk pesantren memang karena dipaksa oleh orang tuanya, tapi sebagian besar dari merekapun bisa menyelesaikan pendidikan dipesantren sampai selesai dan berhasil di masyarakat menjadi Khairunnaas Anfa’uhum Linnaasi. Salah satunya adalah pengalaman kami sendiri saat dulu masuk pesantren.

Karena dipaksa orang tua, sebab melihat pergaulan kami sudah mulai melenceng ke kiri. Alhamdulillah, berkat paksaan tersebut kami bisa mencapai apa yang diraih saat ini.

Cukup bagi kita sebagai orang tua belajar dari kisah Nabi Nuh yang tidak mampu / tidak mau memaksa anak beliau naik ke bahtera yang sudah jauh hari disiapkannya. Nabi Nuh adalah seorang visioner yang membuat kapal diatas bukit tertinggi, tapi Beliau ‘gagal’ sebagai orang tua karena tidak mau menggunakan hak otoritatif Beliau sebagai orang tua atas anaknya, memaksa bahkan menyeret sang anak untuk naik ke bahtera penyelamat dari bencana (kehidupan).

10. BELILAH SOLUSI DARI SANG PENGUASA HATI

Allah โ€˜Azza wa Jalla berfirman,

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ู‡ูŽู„ู’ ุฃูŽุฏูู„ู‘ููƒูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุชูุฌูŽุงุฑูŽุฉู ุชูู†ู’ุฌููŠูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจู ุฃูŽู„ููŠู…ู. ุชูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ูˆูŽุชูุฌูŽุงู‡ูุฏููˆู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’ ุฐูŽู„ููƒูู…ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ. ูŠูŽุบู’ููุฑู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฐูู†ููˆุจูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽูŠูุฏู’ุฎูู„ู’ูƒูู…ู’ ุฌูŽู†ู‘ูŽุงุชู ุชูŽุฌู’ุฑููŠ ู…ูู†ู’ ุชูŽุญู’ุชูู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ู‡ูŽุงุฑู ูˆูŽู…ูŽุณูŽุงูƒูู†ูŽ ุทูŽูŠู‘ูุจูŽุฉู‹ ูููŠ ุฌูŽู†ู‘ูŽุงุชู ุนูŽุฏู’ู†ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ููŽูˆู’ุฒู ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู…ู

โ€œHai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di surga โ€˜Adn. Itulah keberuntungan yang besar.โ€ (QS. ash-Shaff: 10-12).

Pertanyaannya :
Sudahkah kita MEMBELI solusi permasalahan kita pada Sang Maha Pemilik Solusi ?
Bagaimanakah cara membelinya ?
Dengan cara rutin berinfaq/sedekah/WAKAF untuk kebaikan dijalan Allah SWT sambil berdoa dan memohon diberikan solusi atas masalah yang dihadapi, yang dalam hal ini adalah KELEMBUTAN HATI & HIDAYAH bagi anak kita agar mau mengikuti kita sebagai orang tuanya.

Bagi yang mau rutin berwakaf bisa disalurkan ke rekening donasi dalam flyer dibawah ini, semoga dengan rutin berwakaf Allah SWT berikan solusi setiap masalah yang kita hadapi dan jadi amal jariyah bagi kita semua, aamiin….

Rekening Wakaf Pendirian Pesantren Primago
Sudahkah Berwakaf Bulan ini ?

PENUTUP

Demikian 9 Cara Agar Anak Mau Masuk & Belajar di Pesantren impian. Alhamdulillah cara diatas sudah banyak yang menerapkannya dan berhasil membangun minat dan semangat anak untuk sekolah di pesantren.

Jika Tips ini BERMANFAAT, maka silahkan DISEBARKAN karena diluar sana masih banyak orang tua yang membutuhkan tips seperti ini dan semoga jadi amal jariyah bagi kita semua saat anak mereka sekolah di pesantren, aamiin Allahumma aamiin…

[Ditulis Oleh : Bangzar | Founder PRIMAGO Group]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

YouTube
Instagram